PDI Perjuangan Maluku Tinjau Korban Longsor BTN Gadihu Ambon
AMBON, KIBLATMALUKU.COM – Musibah tanah longsor yang terjadi di kawasan BTN Gadihu Indah Residence, Desa Batu Merah, akibat curah hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir, menarik perhatian dan simpati dari PDI Perjuangan DPD Provinsi Maluku.
Bentuk kepedulian tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Wakil Ketua Bidang UMKM DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Irvan Hamka, yang turun langsung meninjau lokasi bencana dan menemui warga terdampak.
Dalam keterangannya kepada media, Hamka menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah yang dialami warga BTN Gadihu Indah Residence.
“Kami atas nama PDI Perjuangan Provinsi Maluku turut prihatin dan berbelasungkawa atas musibah longsor yang menimpa warga Gadihu, khususnya di BTN Gadihu Indah Residence. Kehadiran kami juga untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan kebutuhan masyarakat dalam masa tanggap darurat saat ini,” ujar Hamka kepada Kiblat Maluku.

Berdasarkan data sementara di lapangan, sebanyak 49 jiwa terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut. Selain itu, tiga unit rumah mengalami rusak berat, sementara 10 rumah lainnya berada dalam kondisi terancam longsor apabila curah hujan tinggi kembali terjadi.
Ketua RT 04/RW 013 BTN Gadihu Indah Residence, Suud Marasabessy, mengatakan warga masih dihantui kekhawatiran akan potensi longsor susulan.
“Sebanyak 49 jiwa terdampak, tiga rumah rusak berat, dan 10 rumah lainnya terancam longsor akibat hujan tinggi yang terjadi pada Rabu dan Kamis lalu,” jelasnya.
Ia berharap pihak pengembang atau developer turut bertanggung jawab dan memberikan perhatian serius terhadap kondisi warga terdampak.
“Kami berharap pihak developer dapat melihat langsung kejadian ini sehingga masyarakat yang terdampak bisa merasa tenang,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan salah satu warga korban terdampak longsor. Warga meminta pihak pengembang BTN Gadihu Indah Residence segera turun tangan dan bertanggung jawab atas musibah yang terjadi.
“Kami warga terdampak meminta pertanggungjawaban pihak developer BTN Gadihu Indah Residence atas musibah ini. Sampai hari ini pihak pengembang belum turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga,” ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa.
Hingga kini, warga terdampak masih membutuhkan perhatian dan penanganan cepat, terutama terkait keamanan permukiman dan potensi longsor susulan apabila hujan kembali mengguyur wilayah Kota Ambon. (KEN)

